Heihoy.
Kali ini aku mau membahas hal yang agak serius.
Mengingat pekerjaan ku sekarang yang berkaitan erat dengan peraturan perundangan jadi kali ini aku akan membahas tentang pentingnya sebuah lembaga pemerintahan memiliki yang namanya database peraturan perundangan.
Di BKPM sendiri kami sudah memiliki yang namanya Jaringan Data dan Informasi Hukum (JDIH) dengan alamat laman: www.peraturan.bkpm.go.id/jdih. Sebenarnya setiap kementerian dan lembaga negara non kementerian diwajibkan untuk memiliki JDIH untuk memudahkan penyebaran dan akses informasi dan peraturan terbaru yang diterbitkan.
JDIH BKPM tidak hanya memuat peraturan yang diterbitkan oleh Kepala BKPM, namun juga peraturan lainnya yang menyangkut bidang penanaman modal. *secara ya pelaksanaan kerja BKPM itu sangat berkaitan erat dengan kementerian/lembaga lain*.
Aku sendiri merasakan manfaat adanya JDIH *bukan hanya JDIH milik BKPM, tapi juga JDIH milik kementerian/lembaga lainnya*, terutama ketika harus rapat dan membutuhkan melihat peraturan yang telah dikeluarkan sebelumnya sebagai referensi. JDIH memudahkan pencarian tersebut. Ya memang kita bisa saja googling peraturan tersebut dan voila ketemu lah peraturan yang kita cari. namun terkadang ada beberapa peraturan tidak dimunculkan di dunia maya dengan alasan-alasan tertentu. *ya agak susah sih masalah hal ini, ketika keterbukaan dan akuntabilitas vs rahasia negara*.
Namun hal yang agak disayangkan yaitu JDIH yang dikelola masih belum tersinkronisasi. Setiap kementerian/lembaga negara yang mengunggah peraturan, peraturan tersebut hanya akan muncul di JDIH masing-masing kementerian/lembaga. Andaikan setiap JDIH itu terkoneksi dengan baik, bisa saja di masa yang akan datang ketika kementerian x mengupload suatu peraturan, maka akan muncul notifikasi kepada seluruh JDIH kementerian/lembaga lainnya, atau mungkin bahkan akan langsung secara otomatis terunggah juga di JDIH lainnya.
Menurut ku selain ada JDIH, seharusnya di kementerian/lembaga ada database offline yang terhubung ke setiap komputer di kementerian/lembaga tersebut. Hal ini mengingat internet di Indonesia kan belum stabil dan tidak setiap kegiatan kita bisa dapat akses internet dengan mudah. Setidaknya dengan adanya database offline penyebaran peraturan bisa lebih mudah.
haha. ya ini sebagian pemikiran kecil ku untuk mempermudah pelaksanaan pekerjaan.
Semangat semuanyaa..
-Diselesaikan di BKPM, 26 Agustus 2015-
Menulis ibarat menorehkan pisau ke tubuh, dapat sembuh namun meninggalkan bekas. Bekas itulah yang akan dikenang oleh kita. Menulislah agar kita akan terus dikenang..
Showing posts with label BKPM. Show all posts
Showing posts with label BKPM. Show all posts
Wednesday, August 26, 2015
Sunday, July 26, 2015
Prajab is coming to town
Heihoy!!
Yap. Seperti judul diatas, aku akan bercerita tentang persiapan menjelang Diklat Pra Jabatan Golongan III (selanjutnya disebut "Prajab") yang akan diikuti oleh aku dan teman-teman CPNS BKPM Angkatan 2014 pada 2 Agustus 2015 ini.
Pada Prajab kali ini kami akan bergabung dengan peserta Prajab dari Badan Standarisasi Nasional (BSN), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA) serta Komisi Yudisial (KY).
Total peserta Prajab dari BKPM kali ini sebanyak 50 orang, 49 orang angkatan 2014 dan 1 orang angkatan 2013 yang belum ikut Prajab tahun lalu. Sayangnya angkatan ku juga ada 2 orang yang tidak bisa bergabung pada Prajab kali ini *semoga pengangkatannya tetap bisa bareng*.
Mengingat jumlah kami lumayan banyak dan hampir semua tipe yang gampang panik, alhasil weekend kemarin kami habiskan dengan berburu berbagai perlengkapan Prajab. Perburuan pun dilakukan dengan sistem live report dari beberapa tempat yaitu Pasar Sunan Giri, Pasar Pondok Gede, Pasar Senen dan Pasar Sumber Artha. Kami saling melaporkan harga di masing-masing tempat dan membuka pesanan bagi teman-teman yang belum sempat berbelanja.
*psst: Sejauh ini yang paling murah ada di Pasar Senen, tapi kalau rumah kalian jauh dari Pasar Senen dan tidak ada teman yang bisa diminta tolong untuk beliin, ya cari pasar terdekat dari rumah kalian aja, beda cuma 5.000-10.000 doang tapi kalian ga capek muter-muter, ga panas-panasan di jalan dan ga perlu menawar dengan mengeluarkan seluruh kemampuan yang kalian punya*
Pada akhirnya kami pun membagi tugas, pembelian pin dilakukan secara massal oleh kak Uli yang berbelanja di Pasar Senen, ada juga yang nitip beli kemeja di Aku, kak Uli maupun berbelanja sendiri. Bahkan untuk pas foto kami berniat untuk foto sendiri di sebuah ruangan di kantor dengan membawa kain merah sebagai latar foto, kamera, dan nantinya ada 2 orang teman angkatan ku yaitu mba Adist dan kak Una yang akan bertugas sebagai petugas pencetakan foto. hihihi.
Seru..
Weekend kemarin pun ada teman ku yang melakukan survei lokasi Prajab kami nantinya, yaitu di PPMKP Ciawi milik Kementerian Pertanian. Foto-foto tempat Prajab pun sudah dikirim ke Grup Whatsapp angkatan kami. Lumayan lah, jadi tidak terlalu blank banget tentang kondisi disana hehe.
Kyaaaa,, semoga semua lancar jayaa..
Baiklaah, mari menghitung hari sebelum Prajab. God Bless Us.
-BKPM, 27 Juli 2015-
Kabar terbaru, 2 orang teman angkatan ku akhirnya bisa ikut Prajab di tanggal yang sama. lalala yeyeye.
-29 Juli 2015-
Yap. Seperti judul diatas, aku akan bercerita tentang persiapan menjelang Diklat Pra Jabatan Golongan III (selanjutnya disebut "Prajab") yang akan diikuti oleh aku dan teman-teman CPNS BKPM Angkatan 2014 pada 2 Agustus 2015 ini.
Pada Prajab kali ini kami akan bergabung dengan peserta Prajab dari Badan Standarisasi Nasional (BSN), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA) serta Komisi Yudisial (KY).
Total peserta Prajab dari BKPM kali ini sebanyak 50 orang, 49 orang angkatan 2014 dan 1 orang angkatan 2013 yang belum ikut Prajab tahun lalu. Sayangnya angkatan ku juga ada 2 orang yang tidak bisa bergabung pada Prajab kali ini *semoga pengangkatannya tetap bisa bareng*.
Mengingat jumlah kami lumayan banyak dan hampir semua tipe yang gampang panik, alhasil weekend kemarin kami habiskan dengan berburu berbagai perlengkapan Prajab. Perburuan pun dilakukan dengan sistem live report dari beberapa tempat yaitu Pasar Sunan Giri, Pasar Pondok Gede, Pasar Senen dan Pasar Sumber Artha. Kami saling melaporkan harga di masing-masing tempat dan membuka pesanan bagi teman-teman yang belum sempat berbelanja.
*psst: Sejauh ini yang paling murah ada di Pasar Senen, tapi kalau rumah kalian jauh dari Pasar Senen dan tidak ada teman yang bisa diminta tolong untuk beliin, ya cari pasar terdekat dari rumah kalian aja, beda cuma 5.000-10.000 doang tapi kalian ga capek muter-muter, ga panas-panasan di jalan dan ga perlu menawar dengan mengeluarkan seluruh kemampuan yang kalian punya*
Pada akhirnya kami pun membagi tugas, pembelian pin dilakukan secara massal oleh kak Uli yang berbelanja di Pasar Senen, ada juga yang nitip beli kemeja di Aku, kak Uli maupun berbelanja sendiri. Bahkan untuk pas foto kami berniat untuk foto sendiri di sebuah ruangan di kantor dengan membawa kain merah sebagai latar foto, kamera, dan nantinya ada 2 orang teman angkatan ku yaitu mba Adist dan kak Una yang akan bertugas sebagai petugas pencetakan foto. hihihi.
Seru..
Weekend kemarin pun ada teman ku yang melakukan survei lokasi Prajab kami nantinya, yaitu di PPMKP Ciawi milik Kementerian Pertanian. Foto-foto tempat Prajab pun sudah dikirim ke Grup Whatsapp angkatan kami. Lumayan lah, jadi tidak terlalu blank banget tentang kondisi disana hehe.
Kyaaaa,, semoga semua lancar jayaa..
Baiklaah, mari menghitung hari sebelum Prajab. God Bless Us.
-BKPM, 27 Juli 2015-
Kabar terbaru, 2 orang teman angkatan ku akhirnya bisa ikut Prajab di tanggal yang sama. lalala yeyeye.
-29 Juli 2015-
Saturday, June 6, 2015
Hari Kartini - Event Pertama CPNS BKPM 2014
Heihoy kembali lagi nih dengan cerita ala Ndari.
Yap, tanggal 30 April 2015 dan 8 Mei 2015 kemarin, kami, Tim CPNS BKPM 2014 diberi kepercayaan untuk jadi panitia Peringatan Hari Kartini, dan mungkin karena aura ku sebagai "Aku Anak Rempong" dan aura "Kasi Saya Kerjaan Remeh-Remeh" terlalu terlihat, maka saya ditugaskan untuk menjadi koordinator acara ini. *berasa balik jaman kuliah dengan segala kepanitiaan acara yang ada*.
Sebenarnya kami sudah ditugaskan untuk mengkonsep acara sejak pertengahan bulan Maret, namun perintah mulai merealisasikan acara baru turun sekitar pertengahan bulan April. Untungnya proposal acara, kepanitiaan dan konsep memang sudah kami persiapkan sejak bulan Maret. Selain itu, yang lebih bikin tenang itu karena ada teman-teman angkatan ku bisa diandalkan.
Setelah beberapa sore merapatkan rencana acara, mengalami revisi acara bertubi-tubi, akhirnya kami memutuskan membuat acara donor darah pada tanggal 30 April 2015 bekerja sama dengan PMI Kota Tangerang dan acara puncak pada tanggal 8 Mei 2015.
Acara donor darah berlangsung sesuai rencana walaupun target kantong darah sebanyak 75 kantong tidak tercapai. Petugas PMI Kota Tangerang juga sangat kooperatif, sehingga acara donor darah dapat berlangsung dengan lancaaaarrr.
Rangkaian acara puncak peringatan hari Kartini pada tanggal 8 Mei 2015 terdiri dari beberapa acara dan perlombaan, yaitu:
1. Lomba Bakiak wanita antar unit kerja eselon 1 BKPM
2. Lomba Masak pria antar unit kerja eselon 1 BKPM dengan bahan utama Telur
3. Lomba Peragaan Busana Daerah antar unit kerja eselon 1 BKPM
4. Lomba Foto Grup dengan tema "Teamwork" antar unit kerja eselon 2 BKPM
5. Bazaar
6. Fashion show koleksi Javadiva Butik by Anthony Bachtiar
7. Pengumpulan donasi bakti sosial berupa uang dan barang layak pakai.
1. Lomba Bakiak wanita antar unit kerja eselon 1 BKPM
2. Lomba Masak pria antar unit kerja eselon 1 BKPM dengan bahan utama Telur
3. Lomba Peragaan Busana Daerah antar unit kerja eselon 1 BKPM
4. Lomba Foto Grup dengan tema "Teamwork" antar unit kerja eselon 2 BKPM
5. Bazaar
6. Fashion show koleksi Javadiva Butik by Anthony Bachtiar
7. Pengumpulan donasi bakti sosial berupa uang dan barang layak pakai.
1 minggu sebelum pelaksanaan acara kami masih mematangkan konsep eksekusi acara pada hari H. Mulai dari membeli perlengkapan bakiak untuk properti angkatan *kalau mau sewa sendal bakiak boleh loo yaa. Hubungi aku :p, kami punya 2 pasang looo*, memaksimalkan peminjaman peralatan memasak -milik sendiri, mama, mamak, istri dirumah-, revisi media publikasi berkali-kali, hingga membahas mengenai detail seluruh acara.
Pelaksanaan acara puncak berjalan mulai dari jam setengah 8 pagi. Diawali dengan senam pagi seluruh karyawan BKPM di Plaza BKPM. *yang aku pikir senam akan berjalan leyeh-leyeh, dan ternyata setengah jam itu benar-benar maksimal *elap keringat*. Selesai senam, aku dan seluruh panitia langsung menyiapkan lokasi lomba Bakiak dan lomba Masak. Di sisi parkiran Eselon 1 para vendor Bazaar mulai mempersiapkan barang dagangannya *yuk mari pak bu belanja yukk*.
Pelaksanaan lomba Bakiak berlangsung sangat seru, ternyata para ibu-ibu yang menjadi peserta sangat antusias dan kompak, bahkan insiden jatuh hanya terjadi 1 kali, luar biasaaaa. Para suporter masing-masing tim pun memenuhi sisi arena perlombaan. Lomba Bakiak pun dimenangkan oleh Tim Deputi Pelayanan Penanaman Modal.
Setelah Lomba Bakiak selesai, lomba Masak pun dimulai. Para lelaki yang menjadi peserta lomba sangat bersemangat. Waktu yang diberikan panitia untuk para peserta lomba masak yaitu 30 menit. Penataan hasil masakan para lelaki BKPM sangat cantik, namun untuk rasa hehe, ada beberapa yang membuat juri tidak jadi mencicipi hehehe. Juara lomba masak kali ini adalah Tim Setama.
Setelah selesai lomba masak, panitia mengarahkan pegawai BKPM untuk berpindah ke Ruang Nusantara dimana lomba peragaan busana daerah dan fashion show dilaksanakan. Acara berlangsung lancar, seluruh tim lomba peragaan busana daerah sangat "niat". Walaupun ada ketentuan baju daerah yang dikenakan dilarang baju sewaan, tapi peserta tim tetap bisa menampilkan berbagai busana daerah yang memukau para juri.
Acara fashion show menampilkan baju koleksi Anthony Bachtiar yang dibawakan oleh model-model CPNS BKPM 2013 dan 2014. Pelaksanaan fashion show sesuai dengan rencana yang telah dipersiapkan oleh PIC fashion show. Rangkaian acara peringatan Kartini di BKPM pun berakhir ditutup dengan penyerahan hadiah untuk para pemenang lomba.
Yang aku suka dari proses persiapan pelaksanaan hari Kartini selain teman-teman seangkatan ku (*para lelaki dan wanita CPNS BKPM 2014) yang tetap bersemangat sampai akhir, lengkapnya fasilitas pendukung dalam membuat acara di BKPM terutama di Ruang Nusantara juga makin bikin bahagia deh. Panggung kece lengkap dengan efek moving lighting dan soundsystem menggelegar makin bikin tingkat ke-kece-an acara yang kami adakan meningkat drastis.
Proses persiapan acara ini membuatku jadi terkenang masa-masa membuat event di Sanggar Kesenian APAKAH FH UGM dan KMHD UGM *walau KMHD UGM organisasi berlandaskan keagamaan, tapi kami produktif juga loo membuat acara kesenian hehe*. Pada masa-masa itu seluruh permasalahan yang ada diakibatkan oleh terbatasnya dana yang kami miliki. Hal ini menyebabkan kami wajib melakukan penghematan anggaran untuk sewa lokasi acara, panggung, lighting dan dekorasi panggung. Bahkan pernah kami membuat acara pementasan teater dengan bermodalkan Rp100.000,00 dan tetap berhasil, luar biasa lah. Paling tidak hal ini yang membuat kami semakin kreatif. Bagaimana memanfaatkan segala sumber daya yang kami miliki termasuk lingkaran pertemanan dengan berbagai komunitas lainnya *Jogja itu gudangnya komunitas dengan garis kekeluargaaan yang erat, jadi kalau butuh bantuan tinggal minta tolong aja pasti banyak yang bantu :') kangen Jogja*. Menurut ku proses yang dilalui dalam pembuatan karya itu lah yang membuat suatu karya yang dihasilkan menjadi bermakna.
Pelaksanaan lomba Bakiak berlangsung sangat seru, ternyata para ibu-ibu yang menjadi peserta sangat antusias dan kompak, bahkan insiden jatuh hanya terjadi 1 kali, luar biasaaaa. Para suporter masing-masing tim pun memenuhi sisi arena perlombaan. Lomba Bakiak pun dimenangkan oleh Tim Deputi Pelayanan Penanaman Modal.
Setelah Lomba Bakiak selesai, lomba Masak pun dimulai. Para lelaki yang menjadi peserta lomba sangat bersemangat. Waktu yang diberikan panitia untuk para peserta lomba masak yaitu 30 menit. Penataan hasil masakan para lelaki BKPM sangat cantik, namun untuk rasa hehe, ada beberapa yang membuat juri tidak jadi mencicipi hehehe. Juara lomba masak kali ini adalah Tim Setama.
Setelah selesai lomba masak, panitia mengarahkan pegawai BKPM untuk berpindah ke Ruang Nusantara dimana lomba peragaan busana daerah dan fashion show dilaksanakan. Acara berlangsung lancar, seluruh tim lomba peragaan busana daerah sangat "niat". Walaupun ada ketentuan baju daerah yang dikenakan dilarang baju sewaan, tapi peserta tim tetap bisa menampilkan berbagai busana daerah yang memukau para juri.
Acara fashion show menampilkan baju koleksi Anthony Bachtiar yang dibawakan oleh model-model CPNS BKPM 2013 dan 2014. Pelaksanaan fashion show sesuai dengan rencana yang telah dipersiapkan oleh PIC fashion show. Rangkaian acara peringatan Kartini di BKPM pun berakhir ditutup dengan penyerahan hadiah untuk para pemenang lomba.
Yang aku suka dari proses persiapan pelaksanaan hari Kartini selain teman-teman seangkatan ku (*para lelaki dan wanita CPNS BKPM 2014) yang tetap bersemangat sampai akhir, lengkapnya fasilitas pendukung dalam membuat acara di BKPM terutama di Ruang Nusantara juga makin bikin bahagia deh. Panggung kece lengkap dengan efek moving lighting dan soundsystem menggelegar makin bikin tingkat ke-kece-an acara yang kami adakan meningkat drastis.
Proses persiapan acara ini membuatku jadi terkenang masa-masa membuat event di Sanggar Kesenian APAKAH FH UGM dan KMHD UGM *walau KMHD UGM organisasi berlandaskan keagamaan, tapi kami produktif juga loo membuat acara kesenian hehe*. Pada masa-masa itu seluruh permasalahan yang ada diakibatkan oleh terbatasnya dana yang kami miliki. Hal ini menyebabkan kami wajib melakukan penghematan anggaran untuk sewa lokasi acara, panggung, lighting dan dekorasi panggung. Bahkan pernah kami membuat acara pementasan teater dengan bermodalkan Rp100.000,00 dan tetap berhasil, luar biasa lah. Paling tidak hal ini yang membuat kami semakin kreatif. Bagaimana memanfaatkan segala sumber daya yang kami miliki termasuk lingkaran pertemanan dengan berbagai komunitas lainnya *Jogja itu gudangnya komunitas dengan garis kekeluargaaan yang erat, jadi kalau butuh bantuan tinggal minta tolong aja pasti banyak yang bantu :') kangen Jogja*. Menurut ku proses yang dilalui dalam pembuatan karya itu lah yang membuat suatu karya yang dihasilkan menjadi bermakna.
Bekasi, diselesaikan 6 Juni 2015
Terima kasih Team #CPNSBKPM2014 :)
Terima kasih Team #CPNSBKPM2014 :)
| Senam bersama |
| 2014 :) |
| Pameran Lomba Foto |
| Meja bahan lomba Masak |
| Lomba Bakiak |
| Sebagian kecil Panitia CPNS BKPM 2014 |
| Juri dan sebagian hasil Masakan |
| Model CPNS BKPM 2014 |
| Lomba Peragaan Busana |
Saturday, January 31, 2015
Hei Ndar! Kenapa BKPM?
Heihoy..
Aku kembali lagi.
Seperti yang kalian sudah ketahui, pada tanggal 19 Desember 2014 yang lalu aku menerima pengumuman bahwa aku lolos Ujian CPNS di BKPM.
Apa sih BKPM itu?
Sebenarnya saat aku memberitahu beberapa orang aku diterima di BKPM banyak teman atau saudara ku yang berkata "wah selamat ya ndar, btw BKPM itu apa?"
BKPM adalah Badan Koordinasi Penanaman Modal, kantor pusatnya terletak di Jl. Gatot Subroto, Jakarta.
Pertanyaan selanjutnya adalah "itu yang tempat meminjamkan modal ya?"
hmm -_-".. penjelasan singkat ku BKPM itu bukan bank, tapi kalau kamu buka usaha sama dan ada pihak asingnya, nah pengurusan segala izinnya di BKPM.
Memang nampaknya BKPM itu lembaga yang "kurang populer" dibanding lembaga lainnya apabila kita tidak pernah berinteraksi dengan pengurusan perizinan perusahaan asing. *psss... saat ujian kemarin ada beberapa peserta yang mengira BKPM itu yang mengurus kepegawaian (itu BKN) atau bahkan lembaga yang menangani masalah KB (itu BKKBN) .
Aku sendiri memilih BKPM karena beberapa kali pernah ditugaskan kantor ku untuk mengurus perizinan klien kami ke BKPM. *baca tulisan ku sebelumnya tentang BKPM (klik disini)*. Jujur, awalnya aku hanya iseng-iseng mencoba BKPM, eh ternyata dijodohkan untuk diterima di BKPM juga. Prinsip ku, ketika sebuah pintu telah dibukakan oleh Tuhan, maka aku hanya perlu menjalani dan menikmati peran ku :)
Jadi, kenapa BKPM Ndar?
hmmmm...... selain alasan diatas, ya berdasarkan pengalaman aku bekerja di MMIK mengurus izin di BKPM ya sistem di BKPM sudah lebih rapi, transparan dan bersih daripada lembaga pemerintahan lainnya. Pada saat itu aku hanya sebagai perwakilan dari klien ku, seorang pengamat dari luar. Saat ini aku menjadi bagian dari lembaga ini. semoga hal yang kulihat dari luar bukan hanya kulitnya saja, semoga harapanku tidak terlalu tinggi :)
Good luck Ndar!
Apapun pilihanmu, nikmati dan bertanggungjawablah..
Home Sweet Home.
Diselesaikan 1 Februari 2015
Aku kembali lagi.
Seperti yang kalian sudah ketahui, pada tanggal 19 Desember 2014 yang lalu aku menerima pengumuman bahwa aku lolos Ujian CPNS di BKPM.
Apa sih BKPM itu?
Sebenarnya saat aku memberitahu beberapa orang aku diterima di BKPM banyak teman atau saudara ku yang berkata "wah selamat ya ndar, btw BKPM itu apa?"
BKPM adalah Badan Koordinasi Penanaman Modal, kantor pusatnya terletak di Jl. Gatot Subroto, Jakarta.
Pertanyaan selanjutnya adalah "itu yang tempat meminjamkan modal ya?"
hmm -_-".. penjelasan singkat ku BKPM itu bukan bank, tapi kalau kamu buka usaha sama dan ada pihak asingnya, nah pengurusan segala izinnya di BKPM.
Memang nampaknya BKPM itu lembaga yang "kurang populer" dibanding lembaga lainnya apabila kita tidak pernah berinteraksi dengan pengurusan perizinan perusahaan asing. *psss... saat ujian kemarin ada beberapa peserta yang mengira BKPM itu yang mengurus kepegawaian (itu BKN) atau bahkan lembaga yang menangani masalah KB (itu BKKBN) .
Aku sendiri memilih BKPM karena beberapa kali pernah ditugaskan kantor ku untuk mengurus perizinan klien kami ke BKPM. *baca tulisan ku sebelumnya tentang BKPM (klik disini)*. Jujur, awalnya aku hanya iseng-iseng mencoba BKPM, eh ternyata dijodohkan untuk diterima di BKPM juga. Prinsip ku, ketika sebuah pintu telah dibukakan oleh Tuhan, maka aku hanya perlu menjalani dan menikmati peran ku :)
Jadi, kenapa BKPM Ndar?
hmmmm...... selain alasan diatas, ya berdasarkan pengalaman aku bekerja di MMIK mengurus izin di BKPM ya sistem di BKPM sudah lebih rapi, transparan dan bersih daripada lembaga pemerintahan lainnya. Pada saat itu aku hanya sebagai perwakilan dari klien ku, seorang pengamat dari luar. Saat ini aku menjadi bagian dari lembaga ini. semoga hal yang kulihat dari luar bukan hanya kulitnya saja, semoga harapanku tidak terlalu tinggi :)
Good luck Ndar!
Apapun pilihanmu, nikmati dan bertanggungjawablah..
Home Sweet Home.
Diselesaikan 1 Februari 2015
Thursday, February 13, 2014
Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia
Sebagai corporate lawyer, salah satu tugas ku di MMIK Law Office adalah membantu pengurusan perijinan klien ku ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia.
Menurutku pribadi pengurusan ijin di BKPM paling tertib dan jelas. Berikut hasil pengamatan ku selama bertugas ke BKPM:
1. Pintu Masuk
Di BKPM saat kita mau masuk ke gedung pengurusan perijinan kita wajib meletakan barang bawaan kita ke mesin xray dan menukarkan ID kita dengan nomor tamu BKPM *di beberapa tempat pengurusan perijinan belum melakukan hal ini*
2. Pengambilan Nomor Antrian
Nomor antrian hanya dapat diambil pada pukul 8:45-12:00. Tamu BKPM yang sudah datang sebelumnya juga tidak perlu berebutan nomor antrian karena nomor pertama akan diberikan pada yang datang pertama, dibuktikan dengan nomor tamu *berdasarkan penglihatanku pengurusan lain tidak seperti ini* Tamu BKPM yang datang dan mengantri nomor juga wajib memperlihatkan berkas pengurusan dan surat kuasa serta fotokopi ktp.
3. Pelayanan
Pelayanan di BKPM dibagi menjadi beberapa kategori:
A. Perizinan dan Aplikasi ,termasuk juga konsultasi penanaman modal. Bagian ini terdiri dari 10 loket
B. Fasilitas, termasuk permohonan bebas bea masuk mesin /masterlist. Bagian ini terdiri dari 1 loket.
C. Pengendalian dan Pelaksanaan, termasuk pengurus pencabutan ijin penanaman modal. Bagian ini terdiri dari 1 loket
D. Depnakertrans, termasuk pengurusan tenaga asing. Bagian ini terdiri dari 1 loket
E. Imigrasi. Bagian ini terdiri dari 1 loket
F. Konsultasi. Bagian ini digabung dengan kategori A.
G. Tata usaha, untuk pengambilan zin yang telah dikeluarkan. Bagian ini terdiri dari 2 loket
Tamu BKPM dapat menunjukan berkas pengurusan atau bertanya kepada seluruh satpam dan staff di BKPM agar dapat diarahkan ke bagian yang benar.
4. Transparansi
Apabila berkas pengurusan yang kita ajikan telah dinyatakan lengkap, petugas BKPM akan mengeluarkan tanda terima dan perkiraan izin akan keluar.
Selain itu segala pengurusan ijin di BKPM akan terlacak melalui tracking system yang ada di website BKPM yaitu www.bkpm.go.id Tamu BKPM hanya perlu memasukan nomor yang tertera di surat tanda terima pengurusan yang diberikan.
5. Sarana prasarana
Tersedianya tempat charger gratis untuk berbagai merk handphone juga menambah kenyamanan pengurusan ijin di BKPM. Bahkan BKPM juga sering mengadakan pelatihan dan pendidikan bagi masyarakat umum, terutama yang sering melakukan pengurusan di BKPM.
6. Kritik dan Saran
Menurutku BKPM juga merupakan salah satu lembaga yang terbuka terhadap kritik. Apabila ada kekurangan terhadap pelayanannya dan kita melakukan kritik dan saran, tak lama kemudian akan ada perbaikan pelayanan di BKPM.
7. Praktik Calo
Hampir disemua tempat pelayanan perizinan dapat dipastikan praktik percaloan pasti ada. Di BKPM ada spot-spot tempat berkumpulnya para calo. Namun, saran ku kerjakan perijinan tanpa melalui calo. Proses pengurusan sesuai prosedur yang ada sudah jelas dan transparan. Jadi kalau bisa semua dilakukan sendiri dan bersih, kenapa harus melalui calo?
Semoga semua tempat pelayanan publik akan melakukan perbaikan seperti yang dilakukan BKPM
Jakarta, 14022014
A.A.Sagung Dwivandari
Associate
Marsinih Martoarmodjo Iskandar Kusdihardjo (MMIK) Law Office
Menurutku pribadi pengurusan ijin di BKPM paling tertib dan jelas. Berikut hasil pengamatan ku selama bertugas ke BKPM:
1. Pintu Masuk
Di BKPM saat kita mau masuk ke gedung pengurusan perijinan kita wajib meletakan barang bawaan kita ke mesin xray dan menukarkan ID kita dengan nomor tamu BKPM *di beberapa tempat pengurusan perijinan belum melakukan hal ini*
2. Pengambilan Nomor Antrian
Nomor antrian hanya dapat diambil pada pukul 8:45-12:00. Tamu BKPM yang sudah datang sebelumnya juga tidak perlu berebutan nomor antrian karena nomor pertama akan diberikan pada yang datang pertama, dibuktikan dengan nomor tamu *berdasarkan penglihatanku pengurusan lain tidak seperti ini* Tamu BKPM yang datang dan mengantri nomor juga wajib memperlihatkan berkas pengurusan dan surat kuasa serta fotokopi ktp.
3. Pelayanan
Pelayanan di BKPM dibagi menjadi beberapa kategori:
A. Perizinan dan Aplikasi ,termasuk juga konsultasi penanaman modal. Bagian ini terdiri dari 10 loket
B. Fasilitas, termasuk permohonan bebas bea masuk mesin /masterlist. Bagian ini terdiri dari 1 loket.
C. Pengendalian dan Pelaksanaan, termasuk pengurus pencabutan ijin penanaman modal. Bagian ini terdiri dari 1 loket
D. Depnakertrans, termasuk pengurusan tenaga asing. Bagian ini terdiri dari 1 loket
E. Imigrasi. Bagian ini terdiri dari 1 loket
F. Konsultasi. Bagian ini digabung dengan kategori A.
G. Tata usaha, untuk pengambilan zin yang telah dikeluarkan. Bagian ini terdiri dari 2 loket
Tamu BKPM dapat menunjukan berkas pengurusan atau bertanya kepada seluruh satpam dan staff di BKPM agar dapat diarahkan ke bagian yang benar.
4. Transparansi
Apabila berkas pengurusan yang kita ajikan telah dinyatakan lengkap, petugas BKPM akan mengeluarkan tanda terima dan perkiraan izin akan keluar.
Selain itu segala pengurusan ijin di BKPM akan terlacak melalui tracking system yang ada di website BKPM yaitu www.bkpm.go.id Tamu BKPM hanya perlu memasukan nomor yang tertera di surat tanda terima pengurusan yang diberikan.
5. Sarana prasarana
Tersedianya tempat charger gratis untuk berbagai merk handphone juga menambah kenyamanan pengurusan ijin di BKPM. Bahkan BKPM juga sering mengadakan pelatihan dan pendidikan bagi masyarakat umum, terutama yang sering melakukan pengurusan di BKPM.
Menurutku BKPM juga merupakan salah satu lembaga yang terbuka terhadap kritik. Apabila ada kekurangan terhadap pelayanannya dan kita melakukan kritik dan saran, tak lama kemudian akan ada perbaikan pelayanan di BKPM.
7. Praktik Calo
Hampir disemua tempat pelayanan perizinan dapat dipastikan praktik percaloan pasti ada. Di BKPM ada spot-spot tempat berkumpulnya para calo. Namun, saran ku kerjakan perijinan tanpa melalui calo. Proses pengurusan sesuai prosedur yang ada sudah jelas dan transparan. Jadi kalau bisa semua dilakukan sendiri dan bersih, kenapa harus melalui calo?
Semoga semua tempat pelayanan publik akan melakukan perbaikan seperti yang dilakukan BKPM
Jakarta, 14022014
A.A.Sagung Dwivandari
Associate
Marsinih Martoarmodjo Iskandar Kusdihardjo (MMIK) Law Office
Subscribe to:
Posts (Atom)



